Speaker
Description
Abstract
Purpose: This study will map the intellectual structure, thematic evolution, and global research trends in Islamic finance compliance using a comprehensive bibliometric analysis. It seeks to identify key contributors, dominant themes, and emerging research frontiers to guide future scholarship and policy development.
Design/methodology/approach: Data were retrieved from the Scopus database, encompassing 366 peer-reviewed journal articles published between 2006 and 2025. Bibliometric analysis used Biblioshiny (R-package), VOSviewer, and biblioMagika to examine publication trends, leading authors, institutions, countries, sources, and keyword co-occurrence networks. Thematic clustering and quadrant analysis were employed to identify core, emerging, and niche research areas.
Findings: The results reveal exponential growth in scholarly output, particularly after 2020, with Malaysia emerging as the most productive and influential country, led by institutions such as IIUM and INCEIF. The Journal of Islamic Accounting and Business Research is identified as the most prolific and impactful source. Thematic analysis uncovers three dominant research streams: (1) Shariah governance and institutional compliance, (2) digital transformation (blockchain, fintech, AI), and (3) sustainability and ESG integration. The co-occurrence network highlights the centrality of "Shariah compliance" and "governance," while the emergence of "DeFi" and "blockchain" signals a technological shift in the field.
Originality/value: This study provides the first comprehensive bibliometric mapping of Islamic finance compliance, offering a structured overview of the field's development and identifying critical research gaps. It contributes to the literature by highlighting the transition from traditional compliance models to technology-driven and values-based frameworks. It proposes a future research agenda focused on digital auditing, regulatory harmonisation, and sustainable Islamic finance.
KEYWORDS: Islamic finance, Shariah compliance, bibliometric analysis, VOSviewer, research trends, digital finance, sustainability
ABSTRAK
Tujuan: Studi ini akan memetakan struktur intelektual, evolusi tematik, dan tren penelitian global dalam kepatuhan keuangan Islam menggunakan analisis bibliometrik komprehensif. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kontributor utama, tema dominan, dan bidang penelitian yang sedang berkembang guna mengarahkan penelitian dan pengembangan kebijakan di masa depan.
Desain/metodologi/pendekatan: Data diperoleh dari basis data Scopus, mencakup 366 artikel jurnal yang direview oleh rekan sejawat yang diterbitkan antara tahun 2006 dan 2025. Analisis bibliometrik menggunakan Biblioshiny (R-package), VOSviewer, and biblioMagika untuk menganalisis tren publikasi, penulis terkemuka, institusi, negara, sumber, dan jaringan ko-munculan kata kunci. Pengelompokan tematik dan analisis kuadran digunakan untuk mengidentifikasi area penelitian inti, yang sedang berkembang, dan niche.
Temuan: Hasil menunjukkan pertumbuhan eksponensial dalam output akademik, terutama setelah tahun 2020, dengan Malaysia muncul sebagai negara paling produktif dan berpengaruh, dipimpin oleh institusi seperti IIUM dan INCEIF. Jurnal Islamic Accounting and Business Research diidentifikasi sebagai sumber paling produktif dan berpengaruh. Analisis tematik mengungkap tiga aliran penelitian dominan: (1) tata kelola Syariah dan kepatuhan institusional, (2) transformasi digital (blockchain, fintech, AI), dan (3) keberlanjutan dan integrasi ESG. Jaringan ko-munculan menyoroti sentralitas “kepatuhan Syariah” dan “tata kelola,” sementara kemunculan ‘DeFi’ dan “blockchain” menandakan pergeseran teknologi di bidang ini.
Keaslian/nilai: Studi ini menyediakan peta bibliometrik komprehensif pertama tentang kepatuhan keuangan Islam, menawarkan gambaran terstruktur tentang perkembangan bidang ini dan mengidentifikasi celah penelitian kritis. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menyoroti transisi dari model kepatuhan tradisional ke kerangka kerja berbasis teknologi dan nilai. Studi ini mengusulkan agenda penelitian masa depan yang berfokus pada audit digital, harmonisasi regulasi, dan keuangan Islam berkelanjutan.
KATA KUNCI: Keuangan Islam, kepatuhan Syariah, analisis bibliometrik, VOSviewer, tren penelitian, keuangan digital, keberlanjutan